Sebuah rumah dinas yang tenang di Jalan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, menjadi saksi sebuah langkah penting bagi masa depan daerah. Petugas dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat datang ke sana. Mereka melaksanakan pendataan Sensus Ekonomi 2026 terhadap Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan informasi resmi dari Humas Jabar, pendataan ini adalah bagian penting dari pelaksanaan SE2026. Pemerintah membutuhkan data ekonomi yang lengkap, akurat, dan mutakhir. Data ini yang kelak menentukan arah kebijakan pembangunan nasional maupun daerah. Kehadiran sang wakil gubernur adalah bentuk dukungan nyata Pemerintah Provinsi Jawa Barat bagi kerja besar BPS.
Dua orang petugas melakukan tugas mereka dengan cermat. Ferendra Kusdwinuryanto Saputro bertindak sebagai Petugas Pemeriksa Lapangan, didampingi Ria Yunita Emkaen selaku Petugas Pendataan Lapangan. Kepala BPS Provinsi Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati, datang langsung mengawasi jalannya pendataan.
Menurut laporan kegiatan, suasana berjalan taktis dan efisien. Wawancara selesai, lalu mereka mengambil dokumentasi di rumah dinas tersebut. Sebuah stiker SE2026 ditempelkan pada dinding. Stiker itu adalah tanda kecil bahwa tugas pendataan di sana telah usai.
Erwan menghargai kerja keras para petugas lapangan tersebut. Setelah selesai didata, ia segera menyerukan pesan penting kepada seluruh masyarakat dan para pelaku usaha di tanah Pasundan. Ia meminta mereka menerima petugas dengan baik dan memberikan jawaban yang jujur.
"Saya mengajak masyarakat Jawa Barat untuk berperan aktif dalam mengikuti Sensus Ekonomi ini demi perbaikan ekonomi di Jawa Barat khususnya dan Indonesia pada umumnya," ujar Erwan pada Selasa.
Melalui pelaksanaan SE2026 ini, BPS Provinsi Jawa Barat berkomitmen penuh melahirkan data yang bersih dan berkualitas. Data itu yang akan memandu perencanaan, evaluasi, dan kebijakan pembangunan ekonomi ke depan. Keberhasilan sensus ini bersandar pada kejujuran setiap warga, demi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.