Kota Palembang berdiri dengan sungainya yang tua, dan di sana sebuah komitmen baru lahir. Bank Sumsel Babel memilih untuk berdiri bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Mereka ingin membangun sesuatu yang kuat, sebuah program bernama Sumsel Health Tourism. Ini adalah urusan tentang manusia yang mencari kesembuhan dan perjalanan yang membawa mereka ke sana, sebuah wisata medis berkelas nasional.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Dukungan itu nyata dan tidak ragu-ragu. Berdasarkan laporan kegiatan, Bank Sumsel Babel bertindak sebagai sponsor utama dalam Sosialisasi Sumsel Health Tourism. Acara itu digelar jauh dari rumah, di Yogyakarta, pada hari Jumat, 3 Juli 2026. Di sana, di tanah rantau, mereka mengumpulkan masyarakat dan mahasiswa asal Sumatera Selatan dalam sebuah silaturahmi yang hangat.
Sebuah bank tidak hanya tentang menghitung uang di dalam ruangan yang dingin. Menurut manajemen perusahaan, peran mereka adalah menjadi mitra strategis yang menggerakkan potensi daerah dan mengisi dompet serta perut masyarakat agar lebih sejahtera. Melalui integrasi sektor kesehatan dan pariwisata, Sumatera Selatan ingin dunia luar tahu bahwa mereka memiliki rumah sakit yang baik, budaya yang tua, dan kuliner yang ramah di lidah.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru hadir di Yogyakarta malam itu. Pertemuan itu menjadi momen penting untuk mempererat persaudaraan sekaligus mengenalkan gagasan besar tentang wisata medis ini. Sumatera Selatan tidak ingin lagi dipandang sebelah mata; mereka ingin maju dan memiliki daya saing yang keras di tingkat nasional.
Direktur Utama Bank Sumsel Babel Muhamad Suryadi berbicara tentang kewajiban dan keyakinan mereka. "Bank Sumsel Babel senantiasa mendukung berbagai program strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, termasuk pengembangan Sumsel Health Tourism. Kami percaya bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai sektor akan menjadi kekuatan besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta membawa Sumatera Selatan semakin dikenal secara nasional," ujar Muhamad Suryadi. Kalimatnya tegas, seperti keputusan seorang lelaki yang tahu arah tujuannya.
Malam di Yogyakarta tidak hanya diisi dengan pidato yang panjang. Di sana ada pameran yang menampilkan usaha kecil dan menengah (UMKM) unggulan dari Sumatera Selatan. Orang-orang melihat kain, mencicipi makanan, dan merasakan denyut nadi dari tanah Sriwijaya. Bank Sumsel Babel berjanji akan terus berada di sana, menciptakan inovasi keuangan, mendukung masyarakat, dan memastikan Sumatera Selatan menjadi tempat yang lebih sehat dan sejahtera.