Langit di atas kota-kota besar sedang bersiap. Berdasarkan data resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG, mayoritas kota besar di Indonesia akan menghadapi hari yang tenang dengan awan tebal, sementara beberapa tempat lain akan menerima hujan ringan pada hari Rabu.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Prakirawan BMKG, Ina Indah, menerangkan bahwa sebuah daerah konvergensi yang panjang kini membentang di beberapa lautan dan daratan. Jalur angin itu memanjang dari Laut Filipina Utara, Papua Barat, Laut Sulu, Laut Sulawesi, hingga perairan barat Sumatera Barat. Konvergensi ini juga melewati Bengkulu dan Selat Makassar. Angin yang bertemu di sana mengumpulkan uap air, menciptakan gumpalan awan hitam yang siap menurunkan air ke bumi.
Menurut prakiraan cuaca dari BMKG, ada deretan kota panjang yang hanya akan dinaungi awan tanpa hujan hari ini. Kota-kota itu adalah Banda Aceh, Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, Samarinda, Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, Sorong, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya. Udara di sana akan terasa lembap namun kering dari jatuhnya air langit.
Namun, bumi di belahan lain akan menjadi basah. Berdasarkan laporan yang sama, beberapa kota besar diprakirakan akan menerima hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Kota-kota yang harus bersiap dengan payung dan jas hujan adalah Medan, Padang, Jambi, Bengkulu, Pangkal Pinang, Tanjung Selor, Mamuju, Ternate, Ambon, dan Merauke.
Ada tempat di mana alam akan menjadi lebih bergejolak. BMKG juga mengeluarkan peringatan tentang potensi hujan sedang hingga sangat lebat. Hujan ini tidak datang sendiri, melainkan membawa kilatan petir dan angin yang bertiup kencang. Wilayah yang harus waspada terhadap amukan cuaca ini adalah Pekanbaru dan Palembang.