Kota Malang menjadi saksi berkumpulnya para pemuda tangguh. Berdasarkan laporan resmi, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak bersama Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin menghadiri Musyawarah Wilayah (Musywil) XXIV Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Jawa Timur. Pertemuan besar ini digelar di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPMPV BOE) Kota Malang.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Langkah kaki para peserta membawa harapan baru bagi organisasi. Menurut Ali Muthohirin, Kota Malang merasa terhormat menjadi tuan rumah bagi ruang musyawarah ini. Beliau berharap forum tertinggi tingkat wilayah tersebut mampu melahirkan rumusan yang matang demi masa depan kaderisasi yang lebih kuat di tanah air.
"Selamat datang kepada seluruh peserta Musywil Ikatan Pelajar Muhammadiyah se-Jawa Timur di Kota Malang. Semoga menghasilkan rumusan musyawarah yang baik untuk perkaderan IPM yang lebih baik, langkah dan gerakan IPM bisa menjadi poros utama gerakan pelajar Muhammadiyah di Indonesia," ujar Ali Muthohirin dengan penuh penekanan.
Dari pantauan redaksi di lokasi acara, atmosfer disiplin dan semangat tinggi terasa di dalam aula. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memuji keteguhan para pelajar yang memilih bergelut dengan gagasan di hari libur mereka. Bagi Emil, pilihan keluar dari zona nyaman adalah tanda bahwa mereka merupakan aset premium yang memiliki tanggung jawab besar untuk masa depan Jawa Timur.
Tantangan zaman kini telah berpindah ke ruang-ruang digital yang sunyi namun riuh. Menurut Ketua Umum Pimpinan Pusat IPM, Dany Rahmat Muharram, organisasi harus menyusun algoritma baru untuk pelajar yang berkemajuan. Sementara itu, Ketua PW IPM Jawa Timur Hengki Pradana menegaskan bahwa musyawarah tiga hari bertema "Kiprah Pelajar, Gerbang Baru Nusantara" ini adalah mercusuar penerang bagi rumah pembelajaran mereka.