Medan adalah kota yang sibuk, dan di sana para pemimpin berkumpul membawa harapan daerah mereka. Menurut laporan antaranews.com, Pemerintah Kota Palembang memanfaatkan Rapat Kerja Nasional atau Rakernas APEKSI 2026 yang digelar di Kota Medan sebagai tempat untuk bertarung mengenalkan produk unggulan UMKM serta kebudayaan lokal mereka. Dari pantauan redaksi, sebuah kota harus bergerak keluar dan memperlihatkan kekuatannya agar tidak dilupakan oleh zaman.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Lelaki dan perempuan dari Palembang datang membawa kain dan kerajinan mereka menyeberangi pulau. Berdasarkan keterangan Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang M Irman, keikutsertaan mereka dalam acara yang dimulai pada Rabu merupakan sebuah momentum strategis. "APEKSI bukan sekadar forum pertemuan kepala daerah, tetapi juga menjadi kesempatan emas untuk memperkenalkan produk-produk UMKM, ekonomi kreatif, dan kekayaan budaya Kota Palembang kepada masyarakat dari seluruh Indonesia," ujar M Irman dengan nada yakin.
Kota Palembang tidak datang dengan tangan kosong ke tanah Sumatra Utara. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, delegasi dari selatan tersebut mengikuti berbagai agenda besar seperti Indonesia City Expo, Bazar Kuliner UMKM, hingga Karnaval Budaya yang meriah. Melalui ruang-ruang pameran yang bising oleh pengunjung itu, mereka mencoba membuka jalan baru bagi investasi dan memperluas jaringan pemasaran produk lokal agar ekonomi di hilir sungai Musi tetap menyala.
Perjuangan membangun kota membutuhkan tangan-tangan yang saling menggenggam kuat. Menurut Ketua TP PKK Kota Palembang Dewi Sastrani Ratu Dewa, rangkaian kegiatan yang dikemas menarik ini memberikan dampak yang baik dan nyata bagi daerah. "Melalui forum ini kita juga bisa saling belajar dan berbagi inovasi. Semangat kolaborasi inilah yang akan membawa kemajuan bagi kota-kota di Indonesia," kata Dewi Sastrani Ratu Dewa, menutup percakapan dengan ketegasan seorang perintis.