GALANG - Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk mempercepat perbaikan infrastruktur jalan di Kecamatan Galang. Langkah strategis ini juga dibarengi dengan komitmen tegas untuk menertibkan aktivitas galian C ilegal yang selama ini dikeluhkan oleh masyarakat sekitar.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pantauan redaksi di lokasi, Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan menegaskan kesiapan jajarannya untuk menindaklanjuti arahan dari Gubernur Sumatera Utara. Pemkab Deli Serdang fokus pada penanganan ruas jalan yang menjadi kewenangan kabupaten, sekaligus memastikan seluruh aktivitas galian C berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
"Kami mendukung penertiban galian C ilegal. Ketika seluruh perizinan telah dipenuhi, Pemkab Deli Serdang siap menyesuaikan dan memperkuat struktur jalan kabupaten sesuai kebutuhan tonase kendaraan, sebagaimana arahan Bapak Gubernur Sumatera Utara, sehingga aktivitas usaha dapat berjalan dengan baik tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat," ujar Bupati Asri Ludin Tambunan saat mendampingi Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau Jalan Perintis Kemerdekaan di Kecamatan Galang.
Dari pengamatan tim redaksi, Gubernur Bobby Nasution memastikan peningkatan struktur jalan provinsi pada ruas Lubuk Pakam hingga Tanah Abang sepanjang 3 kilometer segera dilaksanakan. Begitu pula dengan ruas Tanah Abang, Galang, hingga batas Kabupaten Serdang Bedagai sepanjang 2,05 kilometer yang dianggarkan melalui APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026 dengan total dana mencapai lebih dari Rp31 miliar, termasuk perbaikan drainase.
Menurut Bupati Asri Ludin Tambunan, langkah konkret dari pemerintah provinsi ini menjadi jawaban nyata atas harapan masyarakat yang mendambakan jalan yang layak untuk menopang urat nadi perekonomian. Pihaknya mengapresiasi komitmen Pemprov Sumut yang siap mengucurkan bantuan pendanaan bagi peningkatan jalan kabupaten yang menjadi jalur lintasan utama.
"Alhamdulillah, tentunya kita semua bersyukur. Mari bersama-sama kita doakan dan dukung agar prosesnya berjalan lancar sehingga jalan yang baik dan nyaman ini dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak hanya bagi warga yang melintas, tetapi juga berdampak positif terhadap pertumbuhan usaha dan perekonomian masyarakat di kawasan ini," kata Bupati menambahkan.
Menurut catatan dari pantauan redaksi, kerusakan jalan akibat truk bermuatan berat dari aktivitas tambang ilegal menjadi persoalan pelik yang menuntut ketegasan pemerintah. Gubernur Bobby Nasution secara langsung mendengarkan keluhan warga dan berjanji akan menutup paksa operasional tambang yang membangkang.
"Tadi saya mendengarkan langsung dari warga, banyak mobil bertonase besar lewat sini. Kita pastikan ditutup. Kita minta mereka mengurus izin," tegas Gubernur Bobby Nasution di hadapan warga yang berkumpul di sepanjang jalan.
Berdasarkan keterangan resmi, jika para pelaku usaha bersedia mengurus izin resmi, pihak pemerintah berjanji akan menyiapkan infrastruktur yang memadai. Dengan demikian, roda bisnis dapat berputar serasi dengan kenyamanan hidup masyarakat sekitar tanpa menimbulkan konflik sosial akibat rusaknya fasilitas publik.